Rekap Materi dan Hasil Tanya Jawab Bhs. Arab




Nama : Siti Indah Cahyaningrum
NIM : 1920.04.003
Prodi/Semester : MPI/2
Mata Kuliah : Bahasa Arab Pendidikan
Dosen Pengampu : Muzhir Ihsan, M.Pd





REKAP MATERI DAN HASIL TANYA JAWAB
DISKUSI BAHASA ARAB PENDIDIKAN
MENGENAI الاعتـــراف بالجميل (Pengakuan keindahan)

A.    MATERI
الاعتـــراف بالجميل
كان الخليفة المنصور يتطّلع إلى الإحاطة بأمور الناس عموما, وإلى معرفة أحوال بني أمية خصوصا. فبلغه أن من مشايخ أهل الشّام, شيخا معروفا, وكان بطانة لهشام بن عبد الملك بن مروان. فأرسل إليه المنصور, وأحضره بين يديه, وسأله عن تدبير هشام في حروبه مع الخوارج. فوصف له الشيخ ما دبّر وقال:" فعل رحمه الله كذا وكذا". فقال له المنصور: "قم عنّي! تطأ بساطي وتترحّم على عدوّي!" فقال الرّجل وهو مولّ يريد الخروج: "إن نعمة عدوّك لقلادة في عنقي, لا ينزعها إلاّ غاسل". فلمّا سمعه المنصور قال: "ردّوه". فلمّا رجع قال: "يأمير المؤمنين, إن أكثر النّاس لؤما, من لم يجعل دعاءه لمن أحسن إليه, وثناءه عليه, وحمده لمعروفه عنده وفاء له, ولو أمكنني القدر, وأقدرني القضاء, على الوفاء لهشام بأكثر من ذلك, لوجدني أمير المؤمنين وافيا له به". فقال له المنصور: "ارجع يا شيخ إلى تمام حديثك". ثمّ أقبل المنصور على حديثه إلى أن فرغ, فدعا المنصور بمال وكسوة وقال: "خذ هذا صلة منّا لك". قأخذ ذلك وقال: "والله يا أمير المؤمنين مابي من حاجة. ولقد مات عنيّ من كنت في ذكره, فما أحوجني إلى وقوفي على باب أحد بعده. ولولا جلال أمير المؤمنين, ولزوم طاعته, وإيثار أمره, لما لبست نعمة أحد بعده". فقال المنصور: "لله أنت! لولم يكن لقومه غيرك, لكنت أبقيت لهم ذكرا مخلّدا, ومجدا باقيا, بوفائك لمن أحسن إليك".
B.     TERJEMAHAN
Dia adalah khalifah al manshur,menanti untuk mengetahui hal-hal orang pada umumnya,, dan untuk mengetahui kondisi bani umayyah pada khususnya. Dia memberitahunya bahwa salah satu syekh dari orang-orang Levant, seorang syekh yang dikenal, itu adalah  Hisyam bin Abdul Malik bin Marwan. Jadi dia mengirim Al-Mansur kepadanya, membawanya di tangannya, dan bertanya kepadanya tentang pengaturan Hicham dalam perangnya dengan orang-orang Khawarij. Kemudian Syekh menjelaskan kepadanya apa yang dia rencanakan dan katakan: "Dia memang Tuhan mengampuni ini dan itu. Al-Mansur berkata kepadanya: "Bangkitlah tentang aku! Tapak permadani dan perlihatkan belas kasihan kepada musuhku!" Lalu pria itu berkata, sementara dia ingin pergi, "Rahmat musuhmu adalah kalung di leherku yang hanya bisa dilepas oleh pita. ." Ketika Al-Mansur mendengarnya, dia berkata, "Tanggapi dia." Ketika dia kembali, dia berkata: “Komandan orang-orang beriman, orang-orang yang paling kejam, siapa pun yang tidak melakukan permohonannya kepada orang yang telah mengalahkannya, memuji dia, dan memuji dia atas bantuannya untuk memenuhinya, dan jika nasib memungkinkan saya, dan pengadilan dapat membantu saya untuk memenuhi Hisyam lebih dari itu, jika Panglima Setia menganggapnya loyal kepada dia. ". Al-Mansur berkata kepadanya: "Kembalilah, Sheikh, untuk pidatonya. ." Ketika Al-Mansur mendengarnya, dia berkata, "Tanggapi dia." Ketika dia kembali, dia berkata: “Komandan orang-orang beriman, orang-orang yang paling kejam, siapa pun yang tidak melakukan permohonannya kepada orang yang telah mengalahkannya, memuji dia, dan memuji dia atas bantuannya untuk memenuhinya, dan jika nasib memungkinkan saya, dan pengadilan dapat membantu saya untuk memenuhi Hisyam lebih dari itu, jika Panglima Setia menganggapnya loyal kepada dia. ". Al-Mansur berkata kepadanya: "Kembalilah, Sheikh, untuk pidatonya.


C.     HADITS DAN AYAT AL-QUR’AN MENGENAI KEJUJURAN DAN MAAF
·         Hadits nabi membawa pesan nabi salallohu alaihi wasalam tentang kejujuran adalah:

عليكم بصدق٫ فإنما الصدق يهدى إلى بّر٫ إنّ برّ يهدى إلى الجنّة٫ وإنّ كذب يهدى فجور فإنّ فجور يهدى إلي النار
[رواه متفقٌ عليه]

Artinya :
Selalulah kamu jujur, karena sesungguhnya jujur itu mengantarkan kamu pada kebaikan dan kebaikan itu sesungguhnya mengantarkan pada surga. Sedangkan dusta akan mengantarkan pada keburukan dan dosa, dan sesungguhnya dosa itu akan mengantarkan pada neraka. [Hadits: Mutafaqun Alaih].

·         Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan di dalam ayat:

خُذِ ٱلۡعَفۡوَ وَأۡمُرۡ بِٱلۡعُرۡفِ وَأَعۡرِضۡ عَنِ ٱلۡجَـٰهِلِينَ


Artinya: ”Jadilah engkau pemaaf dan serulah (manusia) mengerjakan yang ma’ruf (baik) dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (Q.S. Al-A’r. af [7]: 199).

Ketika turun ayat tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun bertanya kepada Malaikat Jibril, ”Apakah maksud ayat ini, wahai Jibril?” Jibril menjawab, ”Sesungguhnya Allah menyuruhmu memaafkan orang yang telah menzalimimu, dan bersilaturahim terhadap orang yang memutuskan hubungan denganmu.”


D.    HASIL TANYA JAWAB
·         Ulfatul Hasanah
Pertanyaan :
Assalamualaikum wr wb .. Saya Siti Ulfatul Hasanah,mohon izin bertanya. Tadi kata th Risa , bahwa jujur itu merupakan suatu sikap yg harus kita pegang dan harus kita punya . Nah bagi th Risa ataupun kang Alwi sendiri,contoh prilaku  yg pernah kalian alami ataupun kalian lihat yang berkaitan dengan jujur kepada Allah itu seperti Apa yaa ? Terimakasih
Jawaban:
= waalaikumsalam wr.wb. baiklah disini saya akan menjawab pertanyaan dri teh ulfah,, tentang perilaku jujur yang saya alami yaitu berkata jujur yaitu apa adanya sesuai fakta, . kalo jujur kepada Allah itu kita melakukan perbuatan ibadah yang ikhlas kepada Allah tanpa ada unsur riya,semua perbuatan yang kita lakukan semata" hanya untuk Allah untuk mencapai keridhoaannya, selanjutnya melakukan semua perintah Allah dan menjauhi larangannya, dan salah satu sikap kita berkata jujur tanpa berdusta itu udah termasuk jujur kepada Allah..  mungkin hanya ini jawaban dari risa
= Kata jujur itu adalah kata sifat, yang mana seseorang akan melakukan sifat jujur secara konsisten, jika terbiasa  dan menjadi sebuah kebiasaan fan karakter,begitu pula sebaliknya orang akan sulit untk jujur kl tdk terbiasa dan menjadi karakter dirinya sendiri, contoh seseorang yg terbiasa makan d tempat nasi uduk memakan gorengan 5 dan mengaku 2 akan sulit dia merubah kebiasaan kl yg dilakukan sdh menjadi kebiasaan.

·         Rinawati
Pertanyaan:
Assalamualaikum wr wb Saya Rinawati, Izin bertanya, Apa yang dimaksud jujur kepada diri sendiri ? Dan bagaimana cara menanamkan nya thd diri kita sendiri ? Terimakasih.
Jawaban:
= baiklah disini risa mau jawab pertanyaan dari teh rina, yang dimaksud jujur kepada diri sendiri yaitu menghilangkan segala bentuk penolakan yang membuat kita jauh pada kebenaran mengenai diri kita, tidak membohongi diri sendiri,tidak memaksakan diri kita untuk melakukan sesuatu ,sebagai contoh saat kita melakukan ujian sekolah , jika kita tidak bisa menjawabnya lebih baik menjawab dengan kemampuan diri kita sendiri dan tidak mencontek,. cara kita menanamkan sikap jujur terhadap diri sendiri yaitu dengantidak memaksakan kehendak yg jelas-jelas kita mengetahui bahwa diri tidak mampu melakukannya, mengakui kesalahan yg telah diperbuat dan mengevaluasinya, dan percaya pada kemampuan yg dimiliki . mungkin hanya itu yang bisa risa jawab teh
= Pak Ihsan Kaprodi (DDM): jujur terhadap diri sendiri adlah mau untk menerima keadaan apapun yg terjadi meskipun terasa hasilnya itu menyakitkan tapi walau bagaimanapun kalau orang tersebut terbiasa jujur dia akan mudah mengucapkan nya apapun resikonya dan cara menanamkannya dengan pembiasaan sikap.

·         Kikih Jakiah Darojah
Pertanyaan:
Assalamualaikum wrwb . .
Saya kikih jakiah darojah mohon izin bertanya, :"Jadilah engkau pemaaf." Bagaimanakah caranya agar menjadi pribadi yang mudah
memaafkan, dan bagaimana jadinya ketika kita memberi maaf hanya sebatas dalam ucapan tapi hati tidak...
Jawaban:
= Ok baik saya akan menjawab pertanyaan dari teh kikih denga. Pengalaman pribadi saya... Agar kita mudah memaafkan kan orang adalah dengan cara kita jangan selalu pikirkan kesalahannya kepada kita melainkan kita juga harus sesekali memikirkan kebaikan yang perna dia buat kepada kita walaupun hanya satu kali... Nah hal itulah yang saya rasa perna terjadi dalam hidup saya dan saya rasa berhasil😁 moho. Maaf jika penjelasan atau jawabannya kurang memuaskan bisa kita diskusikan kembali
= Memaafkan lahir dan batin memang sulit untk di lakukan bagi seorang manusia normal yg sdh tersakiti hatinya, makanya Allah swt meng istimewa orang2 yg memaafkan secara lahir dan batin dengan derajat yg paling mulia d sisi Allah swt

·         Muhammad Aldi Muhibbin
Pertanyaan:
Assalamualaikum wr.wb
Ana muhammad aldi muhibbin mau nanya apa saja bohong yang di perbolehkan dan di nukil dari mana pendapat tsbt.
Jawaban:
= waalaikumsalam..kebohongan itu tidak diperbolehkan tetap dalam islam memang ada. kebohongan yang diperbolehkan yaitu ada 3 macam : pertama, dalam kondisi al-harb (perang) misalnya dibutuhkan strategi yang kuat untuk mengalahkan lawan, yang tidak mungkin disampaikan secara terang-terangan kepada pihak lawan. Kondisi kedua, berbohong untuk mendamaikan dua pihak yang bertikai dengan cara yang baik pula. Misalnya pihak ketiga (yang mendamaikan) memberikan hadiah kepada ke dua belah pihak yang diatasnamakan pihak yang bertikai. Atau menyampaikan salam berupa pujian kepada keduanya, Kondisi ketiga, yaitu bohongnya suami kepada istri atau sebaliknya dengan tujuan untuk menampakkan rasa sayang berupa pujian atau gombalan, atau berjanji yang tidak wajib. misalnya kang aldi nanti di buatin kopi sama istrinya,terus ternyata kopi itu pait, tpi kang aldi berbohong dengan mengatakan bahwa kopi itu enak dan manis.wkwk Kebolehan berbohong di antara suami-istri ini menjadi haram apabila bersangkutan dengan kewajiban keduanya dalam menjalankan fungsi dan perannya di dalam rumah tangga. Berbohong tidak punya uang padahal uangnya dipakai untuk berjudi misalnya.
= kata bohong adalah kata negatif yg tdk boleh d lakukan hanya ada pengecualian apabila kita dalam terdesak dan untk kebaikan d perbolehkan untk berbohong hanya untk kebaikan, Allah swt sendiri yg akan akan menjadikan kebohongan itu menjadi kebaikan

·         Neneng Wahidatul Asna
Pertanyaan:
Assalamualaikum saya Neneng Wahidatul Asna izin bertanya, seribu kebaikan akan tertutup hanya dengan satu keburukan hal itu bisa dikatakan sebagian besar adanya, terkadang menghapus satu keburukan yang dilakukan kepada orang lain itu sulit dihilangkan meskipun sudah ada kata maaf, bagaimanakah mendapatkan suatu kata maaf yang benar-benar tulus dari orang lain yang sehingga rasa bersalah yang dirasakan didalam benak hati itu berkurang?
Jawaban:
= Baik saya akan menjawab pertanyaan dari teh neneng... Untuk menyikapi hal tersebut tugas kita hanya meminta maaf dengan setulusnya dan benar benar dari hati melainkan bukan hanya dari ucapan saja... Karena jika kita kita tulus dari hati maka akan sampai juga ke hati😁 mungkin segitu penjelasan dari saya... Saya yakin jawabannya kurang memeuaskan dab boleh kita diskusikan kembali
= memang kebaikan yg dilakukan akan mudah di lupakan orang tapi tdk untk Allah swt, makanya kita sebagai orang islam d wajibkan dalam hal apapun untk melakukan kebaikan hanya untk Allah swt begitu pula sebaliknya keburukan kita sebagai manusia selalu akan di ingat oleh orang lain, makanya kita d minta oleh Allah untk selalu istighfar dan bertaubat agar Allah swt menghapus keburukan kita dan menjadikan seluruh amal yg kita lakukan menjadi pahala untk kita

·         Siti Indah Cahyaningrum
Pertanyaan:
Assalamualaikum saya siti indah Cahyaningrum. Ijin bertanya, bagiamana cara kita menyebarkan kebiasaan bersikap jujur kepada orang lain di zaman sekarang yang menganggap kalau kejujuran itu sesuatu yang diragukan? Terimakasih
Jawaban:
= Waalaikumussalam punten mau jawab dikit dari teh indah sbenarnya sikap jujur ini terdapat pada diri kita,maka ambil dulu nilai pada diri kita ingin dia percaya atau tidak itu masalah yg dia miliki tapi memang kita harus menanamkan sifat jujur pada diri sendiri stlah itu baru nanti ada penilaian orang lain yang melihat ucapan ucapan yg kita lontarkan akan kebenarannya.intinya ambil saja dulu kejujuran tanamkan sifat itu pada diri kita lalu baru pasti akan ada timbul kepercayaan hingga tidak ada keraguan lagi.
= kenapa orang d zaman sekarang selalu mengedepankan suudzon dari pada kepercayaan, krn yg mereka lihat dan mereka rasakan adalah ketidak percayaan terhadap apa yang ada d sekitarnya, sehingga bawaannya adalah suudzon k setiap orang makanya Allah swt mengingatkan dalam Alquran bahwa apapun kabar atau berita yg datang harus d klarifikasi terlebih dahulu dan bisa d pertanggung jawabkan kebenaran nya.

·         Wardatul Musyaropah
Pertanyaan:
Asslamu'alaikum perkenalkan nama saya wardatul musyaropah saya izin bertanya nih, bagaimana  mrnurut anda jika ada seseorang yang berbuat salah pada kita tetapi dia tidak mau meminta maaf?,bahkan tidak jujur pada dirinya sendiri?..
Jawaban:
= Ok baik saya akan menjawab pertanyaan dari teh wardah... Seperti yang sudah saya katakan dalam video tadi... Sebaiknya kita maafkan yang yang salah kepada kita walaupun dia tidak meminta maaf dan jika bisa kita berikan dia nasihat dengan tidak menyinggung perasaannya... Mungkin sekian jawaban dari saya jika jawabanya kurang memuaskan bisa kita diskusikan kembali.
= Kejujuran adalah sifat yg mahal dan sedikit orang yg Allah karunia kan untk memiliki sifat jujur, dan tertulis jg dalam Alquran bahwa orang yg jujur akan Allah tempatkan d tempat yh terbaik, makanya syaitan selalu menggoda manusia untk menjauh dari kejujuran baik terhadap orang lain bahkan untk dirinya sendiri, sikap kita untk terus mendoakan yg terbaik dan tidak berhenti untk berdoa meminta yg terbaik dari Allah swt, krn Allah swt yg maha membolak balikan hati manusia dan kebaikan datangnya dari Allah swt.
= Waalaikumussalam. Punten mau jawab dikitt dari pertanyaan ini jadi di sini apabila ada orang yang punya salah lalu dia tak mengakui maka kita duku yang meminta maaf karena maaf ini sangat berperan baik dalam keseharian bahkan di ceritakan langsung ada seseorang yang ia sudah di catat namanya di syurga lalu seorang sahabat ini izin menginap karna ingin tahu amalan seperti apa yang ia kerjakan,setelah ia teliti shalat malam pun tidak dan pekerjaan pun layaknya orang biasa karna sahabat ini tidak tahu maka ia langsung saja bertanya orang yg di tunjuk ini, lalu di jawabnya saya tidak punya amalan apapun terkecuali di setiap malam ia memohon kepada allah untuk memaafkan segala kesalahan dirinya dan orang yang berbuat dzolim pada dirinya. Maka dapat disimpulkan mintalah maaf terlebih dahulu meski orang lain yang salah dan nanti iapun pasti akan mengerti sendiri atas apa kesalahan yg ia buat. Wallahu a'lam
= waalaikumsalam..sikap kita menghadapi orang  tersebut yaitu dengan memaafkan orang tersebut meskipun dia tidak meminta maaf kepada kita, seperti yang sudah disampaikan oleh kang alwi, yang terdapat dalam surat Al-a'raf ayat 7 yang Artinya: ”Jadilah engkau pemaaf dan serulah (manusia) mengerjakan yang ma’ruf (baik) dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (Q.S. Al-A’r. af [7]: 199). dengan menyikapi orang seperti itu dengan cara kita memaafkan nya tanpa dia meminta maaf terjalinnya silaturahmi yang masih tetap berjalan. mungkin hanya ini aja jawabannya.



  

Komentar